1. 16:59 25th Dec 2011

    Notes: 1

    Dilema Pakaian

    Udah lama pengen nulis tentang ini, dan agak berdilema mengenai hal ini.

    Kalau teman saya pernah berkomentar mengenai penampilan saya yang cowo banget, saya punya alasan di balik itu. Saya mengakuinya kalau memakai celana panjang itu jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Lebih enak dibuat lari-lari kemana-mana! Haha *petakilan banget dah*. Celana panjang yang saya pakai juga ngga sembarang celana. Kalau jaman sekarang celana panjang yang sering dimaksud adalah celana jeans skinny, celana yang nempel ke badan, itu bukan jenis celana yang saya maksud. Saya lebih suka pakai celana gombrong model PDL, bahan katun dan banyak kantong. Itu jauh lebih nyaman dibanding celana jeans. Dipakai buat lari-lari, duduk, jalan, jongkok, loncat-loncat juga badan ngga bakal sakit. Aliran darah di kaki juga insya Allah ngga akan macet, yaa wong celananya longgar begitu.

    Kalau begitu, kenapa ngga pakai rok aja sekalian? Kan jelas longgar begitu tuh. Hemm, gini-gini juga saya kadang-kadang pake rok juga lho. Yaa kadang-kadang. Tapi emang kerasa banget bedanya. Menurut saya, ini ada kaitannya sama masalah keamanan. Yang namanya perempuan, harus banget bisa jaga diri. Berita-berita mengenai perlakuan tidak mengenakkan kepada kaum perempuan sekarang ini seperti udah ngga mengenal dia pake baju mini, pake kerudung, atau apalah itu. Ini yang bikin saya ngeri. Kalau saya mikirnya sih, semakin kamu terlihat menarik di mata orang lain, maka semakin besar lah kesempatan akan “diganggu” gitu. Memakai rok buat perempuan tentunya akan membuat penampilan dia akan terlihat semakin feminin, dan yah taulah, jadi menarik, begitu kan hai kaum cowok? Maka langkah inilah yang saya pilih untuk mengantisipasinya: memakai celana gombrong bin longgar. Biar ngga menarik perhatian kaum lelaki itu. Yaa meskipun terkadang masih aja yang suka manggil-manggil suit-suitin. Kalau mereka masih bisa sembarangan ke saya, saya bisa langsung kasih “pelajaran” ke mereka, entah pake tendangan, atau pukulan, atau apalah itu. Dengan memakai celana panjang tentunya akan lebih mudah mengeksekusi mereka yang sembrono itu. Huh! Nah, ini alasan kedua kenapa saya tetep nyaman pakai celana gombrong. Kalau pakai rok saya rasa akan lebih ribet, musti ngangkat-ngangkat rok dulu (dengan tetap memakai celana panjang di bagian dalamnya), belum lagi kalau nanti keserimpet atau gimana. Itu sangat tidak simpel -_-.

    Yaa kan selamanya bisa ngejagain orang lain untuk nemenin kemana saya pergi. Jadi aman harus tetap yang paling utama. Eh bukannya saya menolak mentah-mentah pemakaian rok ya haha. Ngga kok. Sama yang kayak tadi saya bilang, saya masih suka pake rok kadang-kadang, tapi ngga sesering saya make celana. Saya juga sebenarnya agak-agak takut dengan terlalu sering pakai celana kemana-mana karena adanya hadist Rasulullah yang dilarang menyerupai lawan jenisnya.

    “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Al-Bukhari no. 5885, 6834)

    Lalu dilanjutkan lagi,

    “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki.” (HR. Abu Dawud no. 3575. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata: Hadits ini hasan dengan syarat Muslim).

    Nah ini dia yang bikin dilema. Kalau saya lagi pengen aman banget di jalan, terkadang saya suka tambah jaket ber-hoodie yang akhirnya terlihat cowok banget hehe. Pengen sesuai syariat Islam tapi tampilan ngga kayak gitu. Gimana ya enaknya? Emang sih, berdoa aja kalau gitu minta sama Allah supaya diselamatkan dan dilindungi dalam setiap keadaan. Tapi yang namanya usaha kan perlu juga.

     
    1. rahmaliahidayani said: Iya, kadang aku juga bingung, Aku suka pake celana karena ya simpel. Dan aku mengakui kalau pake rok pun enak sebenernya, apalagi bisa duduk sembarangan. Hahahahahaha… Tapi rasanya memang kurang efisien dan kadang jadi gak ergonomis.
    2. horehorere posted this