A Baby Boy (Soon)

Yes. I’m happy to announce that i will have a baby boy, insyaAllah :D

Usianya sekarang sudah 21 minggu atau 5 bulan lebih 1 minggu. Panjangnya sekitar 15 cm, tulangnya sudah terbentuk, gerakannya sudah lincah, sangat terasa di dalam rahim. Dia senang memutar-mutar badannya, merespon suara ummi abahnya dengan denyutan-denyutan kecil, mungkin itu salam dari tangan kecilnya.

(atas) usia 6 minggu

(atas) usia (hampir) 8 minggu

(atas) usia (hampir) 21 minggu

Banyak yang komentar “gile lu tokcer juga ya, cepet banget udah isi”. Haha iya, usia kandungan saya sama dengan usia pernikahan kami. Buat yang belum tahu, memang usia kandungan itu dihitung dari hari pertama masa menstruasi terakhir kali sebelum hamil. Jadi mungkin ada saja pasangan lain yang usia kandungannya lebih panjang daripada usia perkawinannya.

Berbalik ke masa awal kehamilan, jadwal datang bulan telat seminggu. Padahal memang saya sering telat seminggu dua minggu. Tapi rasanya seperti bukan biasanya. Keram perut, keram datang bulan, terjadi di setiap hari. Padahal biasanya paling terjadi paling lama seharian penuh di hari pertama datang bulan. Penasaran, saya pun mencoba tes kehamilan dengan merek Sensitif dengan tipe strip. Masih garis satu ternyata. Beberapa teman yang ahli di bidang medis pun menyarankan untuk memeriksa satu minggu lagi ke depan. Setelah satu minggu lagi, saya mengganti dengan tipe compact yang katanya lebih akurat. Dan.. tadaa~ garisnya dua! *berasa sinetron*

Sebenarnya tes kehamilan ini bisa dilakukan dua atau tiga hari setelah telat datang bulan. Tapi kembali lagi ke kadar hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin, yang diproduksi saat seseorang hamil), apakah sudah cukup banyak untuk bisa terbaca atau tidak.

Setelah tahu hamil, saya dan suami langsung datang kembali ke Rumah Sakit Ibu & Anak Bunda Aliyah Pondok Bambu (gmaps). Iya, sebelumnya memang kami sudah pernah kesana tapi karena belum menunjukkan tanda-tanda hamil, yasudah. Dan kedatangan kami kedua langsung disambut hasil usg dengan adanya kantung rahim yang masih super kecil! Wuhaa :D Selanjutnya, di dalam kantung rahim itu berkembang dari zigot, embrio, kemudian fetus sampai sekaraang~

Lalu masa-masa trimester pertama yang konon katanya sangat berat itu saya lewati. Tidak boleh kerja sampai capek, tidak boleh angkat barang berat, ya ga apa lah akhirnya saya bebas tugas angkat galon haha. Mual hampir di tiap hari, belum lagi keram perut, sama sekali tak ada nafsu makan, wangi parfum, wangi nasi rasanya ingin dimuntahkan. Waktu itu pula saya sedang tak ada di tanah air. Naik pesawat dua setengah jam rasanya mau mati, kepala berkunang-kunang, mabuk luar biasa. Belum lagi kepingin bakso, sate padang, soto ayam yang adanya di Indonesia. Huhu aku cinta Endonesah! Omong-omong, trimester pertama ini memang yang paling rawan. Salah-salah seorang calon ibu, misal terlalu capek, bisa berakibat buruk ke janinnya. Buruknya? Keguguran. Bahkan ada yang bilang bahwa keguguran itu rasa sakitnya sama dengan melahirkan. Hey benar ternyata surga itu memang di telapak kaki ibu. Dari awal kehamilan saja sudah seberat itu rasanya. Maka, baik-baiklah kita yuk ke ibu *ampuuun maaak ampuni akuu huhu*

Lalu masuklah ke masa trimester kedua ini. Masa surga buat calon emak. Yes, rasanya sama seperti orang kebanyakan, sehat walafiyat tanpa mual dan keram dengan tetap tidak boleh terlalu capek dan banyak istirahat. Nafsu makan kembali datang, bahkan lebih parah. Baru makan, lapar lagi. Laparnya seperti orang ngga makan berhari-hari. Kadang bingung juga, ini janin apa nagaaa haha. Ga apa deh dek, yang penting sehat yaa :”)

———————————————

Tentang memiliki anak, saya benar-benar melewati, mungkin seolah mengalami denying phase dalam teori Kübler-Ross, Five Stages of Grief, kehilangan masa sendiri, “kebebasan” untuk diri sendiri, dan bukan untuk orang lain. Tidak seperti wanita lain (mungkin) yang menikah dan sesegera mungkin ingin memiliki anak. Tapi lagi-lagi Allah memberikan apa yang saya butuhkan, bukan saya inginkan. Maka rencana untuk menunda anak dalam waktu kira-kira setahunan harus saya hilangkan.Rencana untuk kembali bekerja di kantor dan melanjutkan sekolah, mari digeser ke beberapa tahun mendatang, semoga :), demi si kecil, titipan paling berharga.

Setelah pikiran panjang tentang berkah bernama anak ini, memang tak semua pasangan bisa langsung mendapatkan sesegera setelah mereka menikah. Seorang kerabat, sudah sembilan tahun bahkan, hingga kini belum juga mendapatkan seorang anak. Lalu bisa sesombong apa saya sampai ingin menolak hal yang sangat diinginkan hampir semua pasangan yang sudah menikah? Menunda memang bukan kesalahan. Tapi alangkah eloknya yang sudah ada, disyukuri dan tersenyum. Iya, hal ini yang terus saya tanamkan.

Sekarang, saya kembali membuka buku kuliah tentang perkembangan bayi dan anak. Kembali belajar, bukan untuk ujian kelulusan, meskipun saya belum dapat izin dari Allah untuk melanjutkan sekolah. Tapi menjadi jadi seorang penerap ilmu yang sebenarnya, nanti, insyaAllah. Semoga :) mohon doanya ya hehe.

Anyway, ada ide untuk nama bayi laki-laki?

Sederet doa dalam pelukan pagi ini selepas pulang shalat subuh. Terima kasih.
Buatku, ada kau di tiap hari, tiap pagi bangun, dan gerakan-gerakan kecil dalam perut, itu hadiah terindah yang pernah ada.
Terima kasih.
Alhamdulillah.

Tags: 24

Belitung, April 2014

Indonesia, tempat yang sungguh-sungguh indah.

Cerita Tentang Nano Spray dan Air Wudhu

Kemarin-kemarin sempet ada teman yang main ke rumah. Di sela-sela, dia sempat mengeluarkan satu alat yang namanya nano spray. Ya ampun, emang dasar udik. Begitu alat tersebut dislide, langsung keluar air dalam ukuran nano, langsung kaget. Ya berasa disemprot segar gitu deh *hahaha noraknya pol banget*. Alat tersebut menyala selama beberapa detik, lalu mati sendiri. Airnya dari mana? bisa diisi ulang menggunakan air-air oksigen kemasan semacam Cleo, OXG, dan lainnya. 

Gunanya buat apa? berikut saya dapatkan dari link:

  • Mencerahkan wajah, dan membantu mencegah penuaan dini
  • Melembabkan kulit, melindungi kulit yang sensitif
  • Mengecilkan pori-pori wajah, sehingga wajah kelihatan bersih dan awet muda
  • Mengencangkan kulit pada wajah
  • Menghilangkan dan menyembuhkan jerawat
  • Menghilangkan flek hitam pada wajah
  • Menyamarkan lingkaran hitam dibawah mata
  • Membersihkan komedo dan kotoran

image

Hemm, kece juga ya produk ini. Apalagi kalau ngeliat gambar-gambar before after pakai produk ini, keliatan banget bedanya. Ada yang sebelumnya wajah penuh jerawat, setelah tiga bulan pakai, mukanya langsung mulus. Jadi pengen. Ya meskipun wajah saya ngga jerawatan, tapi seru aja gitu pengen pake. Tapi begitu dikasih tahu harganya, jeng jeng. 1,7 juta. Ngek. Ane mundur lah gan. Maahhaal.

Terus, saya jadi tetiba kepikiran. Mungkin secara langsung, hal ini bisa dikaitkan dengan rutinitas berwudhu. Hadits Rasulullah yang mengatakan bahwa orang yang menjaga wudhunya itu akan senantiasa bercahaya ternyata ngga main-main.

"Sungguh umatku kelak akan datang pada hari kiamat dalam keadaan (muka dan kedua tangannya) kemilau bercahaya karena bekas wudhu’. Karenanya, barangsiapa dari kalian yang mampu memperbanyak kemilau cahayanya, silahkan dia melakukannya (dengan cara memperlebar basuhan wudhu’nya).” (HR Bukhari Muslim)

Paling tidak, berwudhu lima kali sehari dilakukan. Jika ingin menjaga wudhu seharian, tentu akan lebih sering lagi terkena air wudhu. Tak hanya wajah dan tangan yang ikut terbasuh. Tapi juga mulut, hidung, kepala, dan kaki. Kurang bersih apaa cobaa. Apalagi dalam wudhu juga disematkan doa, makin afdol lah. Subhanallah ya, ternyata kita sudah diajarkan dari ratusan tahun lalu soal membersihkan kulit sendiri.

Sekarang, yang perlu diperhatikan, apakah wudhunya sudah sempurna? Hemm sebagai catatan diri juga nih.

*eh ga ada maksud negatif buat pemakai nano spray ya, kalo dikasih gratis juga saya mau banget hahahaha*

Tags: info

H minus 2 ketemu lagi. Dua minggu berasa bertahun-tahun. Udah capek nangis-nangis tiap malem, tidur sendiri. Akhirnya sampai harus video call tiap malam sampai ketiduran sendiri.

Apalah kata orang, biar jauh, hati dekat. Buat saya, jauh tetap jaaauuuh coooy.

Saya yang serba sendiri dan mandiri dahulu kala, sekarang berubah. Yes, i’m not ready for a long distance relationship. I won’t.

H minus 2 ketemu lagi. Dua minggu berasa bertahun-tahun. Udah capek nangis-nangis tiap malem, tidur sendiri. Akhirnya sampai harus video call tiap malam sampai ketiduran sendiri.

Apalah kata orang, biar jauh, hati dekat. Buat saya, jauh tetap jaaauuuh coooy.

Saya yang serba sendiri dan mandiri dahulu kala, sekarang berubah. Yes, i’m not ready for a long distance relationship. I won’t.

dalam sepi sendiri, ada denyut-denyut kecil terasa. makin sering. berputar. ah, iya, aku tak sendiri.

terima kasih sudah menghibur, sayang.

"Terkadang, ah bahkan terlalu sering seorang manusia bergantung ke manusia yang lain. Barulah ketika ia ditinggal atau ditinggalkan, kehampaan serta perih amat terasa. Ia lupa, sungguh terlupa. Bahwa ada yang selalu menemani. Dekat, sangat dekat. Lebih dekat dari yang ia bayangkan. Lebih dekat dari urat nadi lehernya."

— Tersenyumlah. Karena kasih sayangNya, rindu itu selalu ada.

"Dalam jarak ada rindu. Dalam rindu ada kata manis. Dalam kata manis ada aku yang tersedu. Tersenyum dan menitikkan air mata dari kejauhan. Dan kau di sana menyeka lewat doa."

— H-9 menunggu kepulangan

Undangan Pernikahan

Mengadakan suatu acara, apalagi acara pernikahan, tentu tidak lengkap tanpa adanya undangan. Sesederhana apapun undangannya, tentu penting. Di situ tertera berbagai informasi tentang acara yang akan berlangsung. Acara apa, siapa yang menyelenggarakan acara, dimana tempatnya, kapan acara berlangsung, dan lainnya.

Awalnya, dari jauh-jauh hari, saya sudah bersemangat 90 untuk membuat desain undangan sendiri. Lumayan kan ngirit biaya dan tinggal bayar biaya cetak. Saya buat desain yang sesimpel seelegan, dan semanfaat mungkin. Tidak membutuhkan banyak kertas, tapi semua informasi lengkap tersedia. Seperti ini:

image

Kemudian di halaman belakangnya terdapat cover depan (tulisan “Undangan…”), cover belakang (kalender), dan denah lokasi. Semuanya itu kemudian dapat dilipat tiga, dan dijadikan model segitiga sehingga dapat berdiri tegak.

image

image

Tak lupa, terdapat setengah amplop yang menghiasi untuk menuliskan kepada siapa undangan ditunjukkan

image

Tapii, karena satu dan lain hal, desain tersebut tidak bisa saya cetak dan dijadikan undangan resmi. Cukuplah saya edit sedikit dan jadi undangan di dunia maya berikut ini :)

image

Lalu bagaimana dengan desain undangan resminya?
Setelah bertanya dengan sepupu, Mbak Nuke yang sudah melangsungkan pernikahan beberapa bulan sebelumnya, saya pun dapat kontak percetakan undangan. Tempatnya di basement Pasar Tebet, Jakarta Selatan.

Basement? Yakin nih? Mungkin buat yang belum pernah kesana, bingung kali ya. Tapi waktu pertama kali saya kesana (bertualang sendiri naik motor lagi, ngeeng~ hehe), sebagian besar lahan basementnya memang dipergunakan sebagai toko-toko percetakan khusus undangan. Saya aja milihnya sampai bingung. BANYAK BANGET! Harganya juga bersaing, desainnya bagus-bagus. Memang di kalangan pemburu undangan, tempat ini emang udah terkenal banget

Mendapatkan saran dari Mba Nuke, saya dapet kontaknya Pak Muhammad, pemilik percetakan undangan Darussalam. Berikut ini alamat dan kontaknya:

DARUSSALAM PRINTING
Pasar Tebet Barat
Jl. Tebet Barat Dalam Raya No. 58-59
Lt. Basement Blok A2, Tebet, Jakarta Selatan
Telp. (021) 9455 8349, 081380283187
Google Maps link

Desainnya seperti apa?
Sesuai dengan tujuan utamanya, desainnya simpel, elegan, dan bermanfaat, kami cari yang seperti itu.

image

image

image

Warnanya broken white & emas, sesuai dengan tema dari acara. Amplopnya berwarna cokelat dengan glitter dan tinta tulisan warna emas. Cover depannya dihiasi gunungan yang ada tulisan inisial R&A, biar kelihatan jawanya hehe. Cover belakang terdapat kalender biar ada manfaatnya, seenggaknya ngga dibuang selama setahun.

Kemudian halaman 1 dibuat dari kertas kalkir dengan hiasan sulur dan tulisan “Rachmah & Arief” di tengahnya. Halaman 2 adalah terjemahan surat Ar-Ruum ayat 21, surat yang sering ada di undangan nikahan hihi. Halaman 3 merupakan isi siapa yang menyelenggarakan acara pernikahan dan jadwal akad nikah, serta jadwal syukuran di halaman 4. Terakhir, halaman 5 berisi terjemahan doa pernikahan HR Abu Dawud & Tirmidzi. Kami sengaja untuk tidak mencantumkan huruf arab pada ayat Al-Qur’an, Hadits, salam, dan basmalah, karena ada kemungkinan undungan ini akan dibuang. Serta halaman 6 yang berisi denah menuju lokasi acara.

Ukurannya cukup besar. 23x17 cm. Harganya? Mehehehe. Setelah tawar menawar sengit dengan bapaknya, kami mendapatkan harga cukup dengan Rp 7.500,- saja sodara-sodara! Itu juga dapat bonus kartu ucapan terima kasih yang biasa disematkan di sovenir acara. Tapi karena harga kertas bisa terus naik, jadi, siap-siap saja dengan perubahan harga yang ada.

Yak. Begitulah cerita tentang undangannya. Silakan jalan-jalan ke Pasar Tebet untuk lihat-lihat langung. Mau pesan desain undangan ke saya? Wih boleh banget juga tuh silakan silakan :D (promosi aja terus haha, seriusan tapi teh)

Halo, Kak.
Sudah sampai di tempat ya? Semoga baik-baik aja ya.
Pagi ini aku bangun tepat waktu lho. Tanpa bunyi alarm hp kakak, tanpa adyang bangunkan. Tadi malam aku juga ngga nangis. Sungguh deh. Mau nangis pun ngantuknya ngalahin banget. Cukuplah kemarin malam aja aku menangis tertidur di pelukan Kakak.

Gimana rasanya tidur semalaman di pesawat? Semoga ngga pusing ya. Ah, ya. Minyak kayu putihnya sampai lupa terbawa. Jangan ngiler. Kalo ngiler, lap dulu sebelum ketauan orang sebelah. Hahaha.

Sehari aja belum selesai. Masih ada 2 minggu lagi. Baik-baik ya di sana. Awas aja kalo banyak lirik-lirik cecewe rok pendek hotpants! Abis kamu di rumah! Hahahaha anyway, I know you won’t :p

Udah deh. Dah, Kak.
Selamat merayakan 17 Agustus di negeri orang.
Berderet doaku untukmu.
Salam juga dari junior, minta peluk dari abahnya, katanya :)

Tags: suratkangen

Memilih Tempat Pernikahan

Sebenarnya ini adalah tahapan paling pertama saat persiapan menikah. Menentukan tempat menikah juga menentukan berapa banyaknya orang yang akan diundang, jumlah makanan, dekorasinya seperti apa, dan lainnya. Terutama yang ingin menikah di luar rumah, seperti aula masjid, aula tempat pertemuan, memesan di awal waktu akan lebih baik.

Persoalan ini terjadi di setiap tahun, terutama di kota-kota besar. Animo masyarakat untuk menikah ternyata besar jugaa alhamdulillah. Maka kita bisa lihat di setiap akhir pekan, gedung-gedung pertemuan yang menyediakan aula, terhiaskan janur kuning dan ramai tetamu.

Pilihan orang untuk memilih menyelenggarakan pernikahan di gedung misalnya karena ingin mengundang banyak orang dan tidak memungkinkan jika dilakukan di rumah. Selain itu juga lebih praktis karena tidak perlu membereskan sendiri hasil kotor-kotor bekas pesta. Selesai acara, tinggal pulang dan istirahat santai.

Saya sendiri yang bertempat tinggal di daerah Cakung, waktu itu mulai mengeksplorasi tempat nikah dari blog-blog, nanya sepupu, teman, sana sini, dan yang terakhir lari sendiri ke TKP. Dari satu gedung ke gedung lain. Hmm..

Beberapa gedung yang sempat saya eksplor adalah:

  1. Masjid Al-Azhar Sentra Primer Cakung, Jakarta Timur
  2. Gedung BKOW, Duren Sawit, Jakarta Timur
  3. Gedung Islamic Center Bekasi

Kami sepakat untuk memilih nomor satu karena beberapa hal yang nanti akan dibahas belakangan.

Untuk nomor 2, tempatnya cukup dekat dengan rumah tinggal saya. Kapasitasnya sebanyak 800 orang. Bisa menambah kapasitas untuk 400 orang, tapi nambah biaya juga. Berikut rinciannya

image

Sedangkan untuk Islamic Center Bekasi, saya jadikan pilihan paling terakhir karena letaknya jauuuh hehe. Tapi harga di sana cukup murah dan bervariasi tergantung besar ruangannya.

Nah untuk Masjid Alazhar Sentra Primer, kami memilih karena beberapa hal berikut ini:

  • Deket bangeet meen. Cuma sekitar 5 menit dari rumah haha. Alamatnya di Jl. Dr. Sumarno Sentra Primer Baru Timur, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur (depan kantor Walikota Jakarta TImur) Telp. 4801364
  • Kapasitas besar, sekitar 1500 orang
  • Harganya juga terbilang murah untuk kapasitas segitu orang, 6 juta untuk resepsi saja di hari sabtu atau minggu, dan 1,5 juta untuk akad nikah di masjid.

image

Nah, setelah klop dengan tempat, baru deh menentukan tanggal. Ngga enaknya bikin acara di luar rumah itu karena terkadang ngga bisa meyesuaikan keinginan tanggal sama ketersediaan tempat. Tapi berhubung waktu itu saya fleksibel, jadi tinggal cari tanggal yang kosong di bulan apa.

Biasanya tempat akan ramai tag pada bulan setelah ramadhan. Dan akan kosong di tanggal libur seperti hari besar keagamaan (Idul Fitri, Hari Raya Natal).

Kemudian, lihat juga rekanan katering yang bekerja sama dengan gedung. Biasanya kalau sudah rekanan, pihak katering sudah mengakumulasi biaya-biaya seperti listrik dan lainnya. Jadi kita ngga harus bayar perintilan lainnya. Kalau kemarin itu, waktu saya survey pertama kali, saya langsung diberi segepok brosur katering rekanan dari gedung. Bisa langsung ke tahap selanjutnya deh.

Gicu deh pembahasan kali ini tentang persiapan menikah, yaitu tempat. Kalau ada yang kurang jelas, silakan ditanyakan yaa, atau langsung meluncur dan tanya macam-macam ke tempatnya.

Mengurus Berkas Menikah

Huuy assalamu’alaikum! Lama ga nulis di sini. Daripada tak ada guna dan tertinggal debu, mendingan mari diisi dengan hal yang bermanfaat.

Sekarang saya mau berbagi soal serba serbi menikah. Karena beberapa teman sempat bertanya kepada saya, sepertinya akan lebih baik jika hal ini juga dibagikan ke khalayak ramai. Hal pertama yang mau saya bagi adalah soal persyaratan surat-suratan untuk menikah.

Apa sih -_- kenapa jadi surat-suratan? Soalnya dalam hal ini kita emang bakal ketemu banyak banget macem surat, kecuali surat cintah hahaha *ga lucu! Buruan dibahas!*

Jadi, ketika dua orang yang ingin menikah, ga kayak macem candaan yang beredar tuh
“Neng, yuk ke KUA sama abang”
“Daripada abang anter eneng ke mall, mending abang anter eneng ke KUA aja”
Atau lainnya.
In fact, ane ke KUA dianter babeh ane doang naik motor, ngeeeng~

Ga segampang itu men ke KUA. Persiapannya musti matang. Dimulai dari mempersiapkan beberapa berkas dan bertahap. Karena waktu itu saya sendiri yang mengurus semuanya, jadi lumayan tau. Meskipun lewat 4 bulanan udah lupa-lupa haha.

Sebelum mengurus berkas, mari membaca basmalah dahulu supaya lancaar di perjalanan. Aamiin.

Surat Pengantar RT & RW
Nah. Ini tahap pertama yang harus dilakukan.
Kalau temen-temen sering kehilangan KTP, SIM (amit amit), atau mau daftar CPNS, mungkin udah terbiasa lah berurusan sama RT/RW. Segala sesuatu yang bersifat administrasi begitu membutuhkan surat pengantar dari RT/RW. Berkas yang dibutuhkan:

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga

Biasanya kita akan dapat surat pengantar dari ketua RT yang sudah ditanda-tangani oleh beliau. Setelah dapat, jangan lupa minta tanda tangan ketua RW juga.
Kalau ada, boleh juga sekalian minta blanko Surat Keterangan Belum Menikah, yang nanti akan dilampirkan juga ke Kelurahan.

Berkas N1, N2 & N4 Kelurahan
Pindah ke kelurahan, silakan bawa berkas-berkas berikut ini:

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Surat pengantar RT/RW
  4. Surat Keterangan Belum Menikah (untuk yang baru pertama kali menikah), ditandatangani di atas materai 6000

Mengurus berkas di kelurahan menurut saya si terbilang cepat. Ngasih berkas, menunggu sebentar, dan taraa~ selesailah dokumen N1, N2, N4. Juga hanya membutuhkan biaya Rp 25.000,- untuk infaq/shadaqah (emang udah ditetapkan segitu biayanya coy)

Perlu diperhatikan nih. Kedua calon mempelai mau menikah di kecamatan mana? Kalau mau menikah di kecamatan si wanita, maka sang pria harus membuat keterangan untuk numpang menikah di kecamatan si wanita. Setelah dari kelurahan, si pria langsung ke KUA kecamatannya dengan membawa berkas N1, N2, N4, surat keterangan belum menikah, dan pasfoto.

Beres di KUA!
Sudah selesai urusan di kelurahan, mari pindah ke KUA. Bawa berkas-berkas berikut ini:

  1. Surat Keterangan Untuk Nikah (N1)
  2. Surat Keterangan Asal Usul (N2)
  3. Surat Keterangan tentang Orang Tua (N4)
  4. Fotokopi KK
  5. Pas Foto Ukuran 2x3 4 lembar, 4x6 1 lembar
  6. Surat keterangan belum menikah (dari yang asli difotokopi saja juga ga apa kok)
  7. Fotokopi KTP wali
  8. Berkas-berkas yang sama nomor 1-6 calon pasangan
  9. Keterangan mahar
  10. Fotokopi KTP 2 orang saksi nikah

Sebisa mungkin untuk datang ke KUA ini, kedua calon mempelai datang bersama plus mahram tentunya ya. Karena setelah tanda-tangan berkas-berkas seperti Surat Persetujuan Mempelai (N3), nanti si penghulu akan memberikan beberapa petuah. Kesannya sih formalitas dan teoritis aja. Tapi buat yang bener-bener mau denger sih menurut saya ini bermanfaat. 

Omong-omong biaya di KUA ini bervariasi. Biaya yang resmi juga biasanya ngga berlaku. Jadi, silakan ditanyakan langsung ke penghulunya ya hahaha.

Yak. sekian pembahasan pertama tentang persiapan menikah. Soal berapa banyak lembar fotokopinya, pasfotonya, kalau ada yang salah atau tak dicantumkan, mohon maaf. Aseli lupa banget. Yang penting persiapkan aja sebanyak-banyaknya biar ga capek fotokopi lagi :D Semoga bermanfaat yaa

Yuk kita saling bantu :)

Yuk kita saling bantu :)

'Cause all of me
Loves all of you
Love your curves and all your edges
All your perfect imperfections
Give your all to me
I’ll give my all to you
You’re my end and my beginning
Even when I lose I’m winning
'Cause I give you all of me
And you give me all of you

Root Your Smartphone!

Berawal dari gereget karena handphone yang ngelag, loading lama, rasanya pengen dibanting dan hancur dari atas monas tapi ngga tega, akhirnya saya tega-tegain untuk nge-root si telepon yang katanya smart itu.

Root? apa itu?

Android rooting is the process of allowing users of smartphones, tablets, and other devices running the Android mobile operating system to attain privileged control (known as “root access”) within Android’s sub-system. (http://en.wikipedia.org/wiki/Android_rooting)

Root ini sering dilakukan ketika sistem android tersebut terbatas, dan si penggunanya ingian menambahkan atau mengganti sistem yang ada. Dengan kata lain, sistem yang ada di perangkat pada akhirnya sudah tidak asli lagi. Yak sama kayak kalau beli PC dengan OS nya Windows asli. Setelah bertahun-tahun dipakai dan akhirnya leleet beet, akhirnya instal ulang, jreng, bergantilah jadi OS windows terbaru versi abang-abang tukang servis komputer *meuni curcol*.

Dengan me-root sistem android yang ada di perangkat, kita bisa tuh men-downgrade atau meng-upgrade si sistem dengan menginstal custom ROM. Semisal, Samsung Galaxy W milik saya, ROM defaultnya adalah Gingerbread. Karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki Gingerbread, dan tidak ada official updated to ICS apalagi Jelly Bean, maka saya putuskan untuk meroot saja setelah masa garansi habis. Mengapa setelah masa garansi habis? Karena dengan me-root smartphone, berarti kita telah “merusak” sistem default yang ada. Jika terjadi kerusakan atau apapun pada sistem smartphone, tentunya pihak Samsung tak mau terima klaim biarpun masa garansi masih berlaku.

Yes, saya menginstal custom ROM (CusROM) CyanogenMod (CM) 10.1 yang setara dengan Android Jelly Bean, lalu menginstal lagi Cusrom CM 11 unofficial yang setara dengan Android KitKat.

Apa itu CyanogenMod?

CyanogenMod (pronounced /saɪ.’æn.oʊ.dʒɛn.mɒd/) is an enhanced open source firmware distribution for smartphones and tablet computers based on the Android mobile operating system. It offers features and options not found in the official firmware distributed by vendors of these devices. (http://wiki.cyanogenmod.org/w/About)

Salah satu developer yang rajin dan oke banget itu adalah Arco68 (Arne Coucheron). Oh ya, kita juga bisa lho diskusi dan lihat apdetan ROM yang ada di http://forum.xda-developers.com/

The site’s main purpose is discussion, troubleshooting and development for Android, Windows Phone, WebOS, Ubuntu Touch, Firefox OS and Bada phones. The site also offers Windows Mobile and Android users general information about devices, ROM upgrades, technical support, Q&A, and reviews of device applications and accessories. (http://en.wikipedia.org/wiki/XDA_Developers)

Sebuah kalimat wajib yang harus ditanamkan saat me-root adalah DWYOR atau “Do With Your Own Risk”. Yes, kita ga tau kemungkinan terburuk saat mengutak-atik sistem itu seperti apa. Bisa saja terjadi soft brick, yaitu saat telepon stuck di bootloop, hanya muncul logo ituuu aja, ngga lanjut-lanjut. Cara benerinnya bisa dengan Flash ROM yaitu menginstal ulang ROM dengan ROM defaultnya. Atau bisa aja terjadi hard brick, telepon sama sekali ngga mau nyala. Kalau udah begini, silakan benerin sendiri atau searching di internet haha. Yang parah adalah ketika si henpon udah ngga bisa diapa-apain, yah dadah-dadah deh, beli hape baru.
Tapi sebenernya kerusakan-kerusakan itu ngga perlu terjadi kalau kita membaca dan mengikuti tutorial yang ada secara seksama. Seru loh seru! (kalau berhasil haha). Selamat mencoba ya bagi yang berminat!

Saya dapet banyak banget masukan dari sini nih:
http://fachri-base.blogspot.com/2013/06/upgrade-galaxy-w-ics-jb.html
https://www.facebook.com/groups/galwondercommunity/

Anyway, sebenernya saya juga masih super nubi kalau ngebahas beginian bahhaha. Saya coba share apa yang saya tau aja sih. Silakan dicari dan explore sendiri di internet kalau mau tau lebih lanjut. Banyak baca, banyak cari!